Organisasi ada karena kemampuan untuk menciptakan
nilai dan pengeluaran yang bisa diterima untuk berbagai macam kelompok
stakeholders. Stakeholders adalah orang-orang yang mempunyai keuntungan,
tuntutan atau modal dalam organisasi. Umumnya, stakeholders termotivasi untuk
berpartisipasi dalam sebuah perusahaan, apabila mereka menerima ‘hadiah’ yang
melebihi kontribusi nilai yang disyaratkan. ‘Hadiah’ tersebut meliputi rewards,
contohnya uang, kekuasaan dan status organisasi. Sedangkan kontribusi terdiri
dari ketrampilan, pengetahuan, dan keahlian yang disyaratkan organisasi kepada
anggotanya selama menjalankan tugas. Pertama-tama saya akan menyebut orang-orang yang terkait dalam stakeholder Internal.
Pemegang
Saham
Pemegang saham adalah pemilik organisasi. Tuntutan
mereka pada sumber penghasilan organisasi sering dianggap superior daripada
tuntutan stakeholder intern yang lain. Kontribusi pemegang saham kepada
perusahaan adalah menginventasikan uang dengan membeli saham organisasi.
Motivasi pemegang saham untuk investasi adalah uang penghasilan yang bisa diperoleh
dari penginvestasian yang berbentuk keuntungan saham dan kenaikan harga saham.
Penginventasian saham memang beresiko, hal itu dikarenakan tidak adanya jaminan
pengembalian.
Manajer
Manajer adalah staff yang bertanggungjawab untuk berkoordinasi dengan sumber-sumber penghasilan organisasi dan menjamin bahwa tujuan organisasi berjalan sukses. Manajer tertinggi bertanggungjawab dalam pengiventasian uang pemegang saham pada sumber-sumber dana yang bertujuan untuk memaksimalkan penghasilan masa depan barang dan jasa. Manajer, yang sebenarnya, agen atau karyawan dari pemegang saham, ditunjuk secara tidak langsung oleh pemegang saham melalui organisasi dewan direksi, yang dipilih pemegang saham untuk mengawasi pekerjaan manajer.
Kontribusi manajer adalah keterampilan yang mereka gunakan untuk memimpin organisasi guna menekan dari dalam dan luar perusahaan. Sebagai contoh, keterampilan seorang manajer dalam pembukaan pasar global, pengidentifikasian produk baru di pasaran, atau penyelesaian transaksi harga dan masalah teknologi sangat bisa memfasilitasi pencapaian tujuan organisasi.
Tenaga kerja
Tenaga kerja terdiri dari semua pegawai yang tidak berhubungan dengan kepemimpinan. Anggota-anggota tenaga kerja memiliki tanggung jawab dan tugas (biasanya tertulis pada deskripsi tugas), bertanggung jawab dengan apa yang mereka lakukan. Kontribusi seorang karyawan kepada perusahaan adalah melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawabnya. Bagus tidaknya karyawan bekerja, diukur dalam kontrol pegawai. Motivasi karyawan untuk bekerja dengan baik berhubungan dengan reward dan hukuman yang digunakan untuk mempengaruhi kinerja karyawan. Para karyawan yang tidak merasakan bahwa ‘hadiah’ melebihi kontribusi mereka, kemungkinan menarik dukungan dari organisasi dengan mengurangi tingkatan performa mereka atau keluar dari perusahaan.
Stakeholder eksternal adalah orang-orang yang tidak memiliki organisasi dan tidak dipekerjakan olehnya, tetapi memiliki andil dalam perusahaan. Pelanggan, penyalur, pemerintah, perserikatan, komunitas lokal, dan masyarakat adalah stakeholder eksternal. Pelanggan adalah organisasi kelompok stakeholder eksternal terbesar. Pelanggan dibujuk untuk memilih produk (sebagaimana organisasi) dari produk alternatif, dengan penilaian mereka. Apa yang mereka dapatkan tergantung dengan apa yang dibayar. Uang yang digunakan untuk membayar produk adalah kontribusi mereka untuk organisasi dan gambaran penilaian tentang yang mereka rasakan dan terima dari organisasi. Selama organisasi memproduksi barang yang harganya sama atau lebih murah dari penilaian pelanggan yang didapatkan, mereka akan terus-menerus membeli produk itu dan mendukung organisasi. Apabila pelanggan menolak untuk membayar harga yang diminta organisasi berarti mereka menarik dukungan mereka dan organisasi kehilangan stakeholder yang penting.
Penyalur
Penyalur adalah stakeholder eksternal penting lainnya, yang berkontribusi kepada organisasi dengan menyediakan bahan mentah yang dipercaya dan bagian komponen yang mengijinkan organisasi untuk mengurangi ketidakpastian dalam teknisnya atau operasi produksi dan mengurangi harga produksi. Penyalur punya efek langsung pada keefisiensian organisasi dan efek tidak langsung pada kemampuan mereka untuk menarik pelanggan. Organisasi yang punya kualitas pemasukan tinggi dapat membuat kualitas produksi yang tinggi dan menarik pelanggan. Kebalikannya, sebagai permintaan atas tiap kenaikan produk, organisasi meminta pemasukan yang berkualitas tinggi dalam jumlah yang lebih besar dari penyalur.
Penyalur adalah stakeholder eksternal penting lainnya, yang berkontribusi kepada organisasi dengan menyediakan bahan mentah yang dipercaya dan bagian komponen yang mengijinkan organisasi untuk mengurangi ketidakpastian dalam teknisnya atau operasi produksi dan mengurangi harga produksi. Penyalur punya efek langsung pada keefisiensian organisasi dan efek tidak langsung pada kemampuan mereka untuk menarik pelanggan. Organisasi yang punya kualitas pemasukan tinggi dapat membuat kualitas produksi yang tinggi dan menarik pelanggan. Kebalikannya, sebagai permintaan atas tiap kenaikan produk, organisasi meminta pemasukan yang berkualitas tinggi dalam jumlah yang lebih besar dari penyalur.
Pemerintah
Pemerintah mempunyai beberapa tuntutan pada setiap organisasi. Mereka menginginkan perusahaan-perusahaan untuk berkompetisi secara adil dan menaati peraturan-peraturan dari persaingan bebas. Selain itu, mereka juga menginginkan perusahaan-perusahaan untuk mentaati peraturan yang telah disepakati dan undang-undang mengenai pembayaran dan perlakuan karyawan, kesehatan pekerja dan keamanan tempat bekerja, praktek persewaan yang tidak diskriminasi, dan masalah sosial ekonomi lain dari Kongres yang sudah dijadikan perundang-undangan. Pemerintah membuat kontribusi kepada organisasi dengan menstandarkan peraturan agar mereka mengaplikasikannya ke semua perusahaan dan tidak ada perusaahaan yang mendapat keuntungan akibat persaingan yang tidak adil. Pemerintah mengontrol peraturan praktek bisnis barang dan memiliki wewenang untuk menghukum perusahaan manapun yang melanggar peraturan ini dengan mengambil tindakan hukum untuk melawannya. Sejak terjadinya skandal perusahaan di tahun 2000, banyak analis yang sudah berargumen bahwa peraturan yang lebih keras dibutuhkan untuk mengatur banyak aspek dalam fungsi bisnis. Mereka mengacu kepada kebutuhan untuk mengontrol hubungan antara perusahaan dan firma laporan yang memeriksa buku-buku keuangan, contohnya pembatasan nomor tahun hubungan yang bisa terjadi.
Serikat Buruh
Hubungan antara serikat buruh dan sebuah organisasi bisa menjadi salah satu masalah kerjasama. Sifat dasar dari hubungan memiliki efek langsung pada produktivitas dan keefektifan organisasi dan serikat. Kerjasama antara manajer dan serikat dapat memicu terjadinya hasil positif yang lama jika keduanya sepakat pada pembagian keuntungan yang wajar dari kemajuan perusahaan yang beruntung. Para manajer dan serikat dapat sepakat, contohnya untuk membagi keuntungan dari penghematan harga dikarenakan kemajuan produktivitas yang dihasilkan dari fleksibilitas jam kerja. Secara tradisional, bagaimanapun juga, hubungan pengelolaan dan serikat sudah berlawanan karena permintaan serikat untuk kenaikan keuntungan secara langsung dengan permintaan pemegang saham untuk keuntungan perusahaan yang lebih besar dan demikian juga pengembalian yang lebih besar pada investasi.
Hubungan antara serikat buruh dan sebuah organisasi bisa menjadi salah satu masalah kerjasama. Sifat dasar dari hubungan memiliki efek langsung pada produktivitas dan keefektifan organisasi dan serikat. Kerjasama antara manajer dan serikat dapat memicu terjadinya hasil positif yang lama jika keduanya sepakat pada pembagian keuntungan yang wajar dari kemajuan perusahaan yang beruntung. Para manajer dan serikat dapat sepakat, contohnya untuk membagi keuntungan dari penghematan harga dikarenakan kemajuan produktivitas yang dihasilkan dari fleksibilitas jam kerja. Secara tradisional, bagaimanapun juga, hubungan pengelolaan dan serikat sudah berlawanan karena permintaan serikat untuk kenaikan keuntungan secara langsung dengan permintaan pemegang saham untuk keuntungan perusahaan yang lebih besar dan demikian juga pengembalian yang lebih besar pada investasi.
Komunitas Lokal
Komunitas lokal memiliki saham dalam performa organisasi karena pekerjaan, pembangunan, dan komunitas ekonomi umum yang sejahtera, secara kuat dipengaruhi oleh kesuksesan dan kegagalan bisnis lokal. Sebagai contoh, keberuntungan Seattle, secara dekat diikatkan dengan keberuntungan Boeing Corporation, Austin kepada Dell perusahaan computer lain.
Komunitas lokal memiliki saham dalam performa organisasi karena pekerjaan, pembangunan, dan komunitas ekonomi umum yang sejahtera, secara kuat dipengaruhi oleh kesuksesan dan kegagalan bisnis lokal. Sebagai contoh, keberuntungan Seattle, secara dekat diikatkan dengan keberuntungan Boeing Corporation, Austin kepada Dell perusahaan computer lain.
Masyarakat Umum
Masyarakat berbahagia ketika organisasi bekerja
dengan baik melawan pesaing luar negeri. Hal ini merupakan sesuatu yang hampir tidak
mengejutkan, bahwa kesejahteraan sekarang dan masa depan bangsa sangat
berhubungan dengan kesuksesan bisnis dan institusi ekonomi. Orang Perancis dan
Italia contohnya, mereka lebih memilih untuk memproduksi mobil-mobil dalam
negeri dari pada produk lain, bahkan saat produk luar jauh lebih baik.
Demikian informasi yang dapat saya berikan. Semoga bermanfaat untuk anda dalam penyusunan skripsi atau tesis mengenai stakeholder dan manajer. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kunjungannya.
Demikian informasi yang dapat saya berikan. Semoga bermanfaat untuk anda dalam penyusunan skripsi atau tesis mengenai stakeholder dan manajer. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kunjungannya.
Kadang-kala, pemangku kepentingan tidak semua diperhitungkan dalam pengambilan keputusan.
ReplyDeleteijin copas ya buat skripsi saya.
ReplyDelete